Rabu, 20 April 2016

"Bentuk Amal Akhirat Menjadi Amal Dunia Karena Buruk Niatnya"


Dari beliau pula diriwayatkan sebuah hadits : ”Banyak amal perbuatan yang berbentuk amal dunia, lalu menjadi amal akhirat yang karena bururk niatnya maka menjadi amal dunia.”
mohon pensarahan isi hadist ini pak ustd? mksh 

jawaban : Kayaknya hadis kurang tepat terjemahnya.. mohon koreksiannya pak tktny ini kurang tepat, syukron pak. 

Terjemahan yang saya ingat "Banyak amal yang berbentuk amal dunia kemudian menjadi amal Akherat karena baik niatnya, dan banyak amal yang berbentuk amal akherat kemudian menjadi amal dunia karena buruk niatnya" seinget saya itu..

 [روى] عن رسول الله صلى الله عليه وسلم: كم من عمل يتصور بصورة عمل الدنيا، ثم يصير بحسن النية من أعمال الآخرة، وكم من عمل يتصور بصورة عمل الآخرة ثم يصير من أعمال الدنيا بسوء النية. 

mungkin ini bisa dijadikan dasar pak? Itu bapak ambil ada keterangan rujukannya tidak? Kalau tidak salah ada dikitab talimul mutaalim" 

Jadi semua amal tergantung niatnya, mencari ilmu kalau niatnya supaya dapat pekerjaan dan mudah mencari harta jadi amal dunia,tapi kalau niatnya karena Allah menghilangkan kebodohan insya Allah menjadi amal akhirat yg ada balasan pahalanya.. Pergi pagi pulang petang, banting tulang mencari sesuap nasi kalau niatnya untuk bekal beribadah dan Menafkahi istri..insya Allah jadi amal akhirat. Berdakwah itu perintah Allah dan termasuk ibadah jika niatnya karena Allah namun jika niatnya mencari popularitas dan harta dunia maka hanya akan menjadi amal dunia,.

Siapa yang hanya menginginkan dunia maka bagian dia hanya didunia saja, tapi siapa yg menginginkan dunia dan akherat maka dia akan mendapatkan kedua-duanya..semua akan memperoleh sesuai yg diusahakan dan diniatkan.. Memang ada beda antara niat dan hammun (keinginan), kalau niat bermaksud kepada sesuatu dibarengi melakukannya, kalau keingininan bermasud kepada sesuatu masih dalam bentuk angan2 yg tidak selalu bisa segera diwujudkan..

dan niat menjadi syarat sahnya ibadah, dan baik-buruknya ibadah tergantung niatnya, adapun hammun atau keinginan jika itu kebaikan dan belum sempat mengerjakan itu sudah dihitung amal baik yg sempurna, jika disusul dg mengerjakannya makan akan dicacat 10 X lipat sampai 700 X lipat. " Namun jika berkeinginan buruk namun tidak jadi melakukannya maka dicacat sebagai amal baik, dan jika kemudian mengerjakan amal buruk itu maka dicatat 1 keburukan saja "..Bogor, 21 April 2016, oleh : Alip
Poskan Komentar